Nanank Haris S
Individu yang pendiam dan introspektif yang menemukan penghiburan di kedalaman sintaxdan mencoba menemukan kedamaian di tengah kekacauan. Meskipun bergulat dengan ADHD, cintanya kepada keluarganya tetap tak tergoyahkan, yang menopangnya di tengah badai kehidupan. Dalam pelukan pikirannya yang tenang, ia merajut algoritma yang rumit, mengubah perjuangannya menjadi kemenangan dan kesendiriannya menjadi tempat perlindungan.

Peraturan Baru Sepakbola oleh IFAB dan FIFA

Baru-baru ini IFAB dan FIFA telah mengumumkan bebrapa point terkait peraturan baru sepak bola. Antara lain :

Tidak ada lagi Handsball Pasif.

Nantinya, tidak ada lagi yang namanya Handsball tidak sengaja atau tangan tidak aktif. karena sekarang, setiap kali bola menyentuh tangan pemain, itu akan dianggap sebuah Pelanggaran. Kecuali, jika situasi sedang menguntungkan untuk tim lawan yang tidak melakukan pelanggaran (Handsball) Pertandingan bisa untuk dilanjutkan.

Tidak ada Rebound Penalti.

Sebuah gol dari bola rebound hasil tendangan penalti, tidak lagi berlaku (sekalipun bola memantul dari tiang/mistar gawang). karena aturan tendangan penalti untuk pertandingan normal, kini telah menjadi sama dengan aturan tendangan Pinalti pada Babak Adu Penalti. atau intinya: sebuah gol yang dianggap sah dari titik Penalti, adalah hanya dengan satu kali tendangan.

Wasit berhak untuk memberikan Kartu kepada Pelatih, Asisten Pelatih, hingga Staff Klub yang dianggap Mengganggu jalannya Pertandingan.

Sebelumnya, hal ini memang sudah sering dilakukan oleh seorang wasit yang memimpin pertandingan. Tapi kali ini, aturan tersebut benar-benar telah diresmikan.

Pada saat melakukan Tendangan Bebas, Pagar Betis dari tim lawan tidak bisa lagi diganggu oleh pemain dari Tim lain.

Sederhananya dari aturan ini adalah: jika Tim A sedang melakukan tendangan bebas, setiap pemainnya dilarang untuk mengganggu pagar betis yang dibentuk oleh Tim B. karena hal ini sudah sering terjadi, dimana pagar betis yang seharusnya berfungsi sebagai penghalang, sering kali diganggu oleh tim sebelah yang sedang mendapatkan Free kick.

Pemain yang diganti, harus segera keluar lapangan di tempat terdekat untuk keluar.

Jadi dengan aturan ini, seorang pemain yang telah diganti tidak lagi diharuskan untuk berjalan ke arah pemain yang akan menggantikannya. dan tidak ada lagi kesempatan untuk mengulur waktu, karena pemain yang telah diganti oleh pelatih, diharuskan untuk segera ke luar lapangan pada sisi terdekat dimana dia berdiri.

Dalam situasi Goal Kick (Tendangan Gawang) Seorang kiper telah di ijinkan untuk memberikan umpan kepada pemain yang berdiri di dalam kotak pinalti.

Sebelumnya dalam situasi Goal Kick (tendangan gawang) seorang kiper tidak boleh memberikan umpan ke pemain apabila masih dalam range kotak pinalti. Namun sekarang kiper diperbolehkan untuk memberikan umpan kepada kawan yg masih dalam kotak pinalti.

Pertandingan harus dihentikan setiap kali bola tanpa sengaja menyentuh wasit

Untuk aturan ini, belum dijelaskan secara rinci.

Semua aturan ini tentunya akan dibantu oleh Teknologi VAR. dan akan segera diterapkan untuk semua kompetisi Resmi di Dunia.
Tapi untuk Liga-liga Eropa, aturan ini akan mulai berlaku musim depan. atau tepatnya, pada 1 Juni 2019.

Sumber: fifa.com / theifab.comtheifab.com

Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *