Supaya Aki Motor Awet

Sebelumnya saya sendiri nggak tau apakah tips yang saya jalankan sehari-hari ini bener-bener mampu bikin aki motor awet. Namun selama saya beli motor yang saya pakai sehari-hari buat kerja sampai saat ini belum pernah sekalipun ganti aki motor. Motor saya Yamaha Vixion tahun 2011 yang kebetulan tahun 2016 ini sudah saatnya ganti plat motor. Tapi memang plat motor yang baru belum kepasang, tau sendiri lah gimana birokrasi di Samsat mengenai plat baru. Pajaknya sekarang platnya baru jadi taon depan. skip..skip…

Seperti yang saya tulis diatas, saya bener-bener gak tau apakah tips ini ampuh buat motor-motor kalian, ataukah memang kualitas aki motor saya yang yahud. Ini merupakan opini pribadi saya sendiri yang saya sendiri. Jadi jika ternyata nggak berlaku buat dimotor-motor anda sekalian, tolong jangan salahkan saya, apalagi mengangkat saya jadi duta aki. duhh!!. Beberapa kali saya utarakan ke teman-teman saya kalau motor saya belum pernah ganti aki, rata-rata mereka pada kaget “kok isyoohhh??”. Sebenernya ini merupakan kebiasaan yang tidak saya sengaja memberi perlakuan khusus pada motor tiap pagi hari. Nah apa sajakah itu?

Pertama. Biasanya sebelum saya berangkat kerja sebelum saya menghidupkan motor, saya selalu mengengkol motor terlebih dahulu pada saat motor masih mati. Tujuannya supaya oli bercampur terlebih dahulu. Tips ini saya dapat dari kakak saya waktu dulu beli motor baru. Analogi saya, setelah semalam motor dalam kondisi istirahat oli yang melekat pada mesin akan turun bercampur dengan oli yang menggenang dibagian bawah mesin. Dengan begitu akan terjadi kekurangan pelumas dibagian engsel-engsel mesin. Dengan mengengkol terlebih dahulu maka akan melumasi engsel-engsel mesin yang sudah semalaman berkurang pelumasnya.

Kedua. Setelah mesih diengkol dalam keadaan mati. Hidupkan mesin dengan mengengkolnya, jangan menggunakan starter. Analogi saya untuk perlakuin ini adalah ketika motor semalaman didiamkan daya aki akan berkurang. Katakanlah jika dalam keadaan hidup, aki memiliki daya 100%, setelah diam selama beberapa jam daya aki akan berkurang, menjadi kurang lebih 80%. Apabila untuk menghidupkan mesin dengan menggunakan starter membutuhkan daya sebesar 90% maka daya aki menjadi defisit 10%. Dengan demikian untuk menghidupkan motor aki harus bekerja keras supaya memenuhi kebutuhan 90%. Intinya aki bekerja keras supaya dapat mencapai daya yang dibutuhkan supaya kuat untuk menggerakan dinamo starter.

Ketiga. Jika motor anda adalah injeksi, sudah merupakan kewajiban apabila anda mengengkol motor menunggu indikator injeksi mati. Ini juga merupakan saran dari dealer motor karena sebelum digunakan maka motor akan melakukan penengecekan injeksi terlebih dahulu.

Proses mencampur oli dengan mengengkol saat mesin masih mati  tersebut tentunya berkaitan dengan perilaku nomor dua. Dengan kondisi engsel-engsel yang sudah dilumasi, maka proses mesin mulai berputar menjadi lebih mudah sehingga engsel-engsel mesin menjadi lebih awet.

Sekali lagi. Ini cuma pendapat pribadi saya sendiri yang mana secara teknis saya nggak tau bener apa nggak. Saya juga belum ngetes cara ini ke motor lain. Jadi keberhasilan tips dan trik ini masih absurd. Kondisi aki dan jenis aki mungkin juga berpengaruh. Tips ini tidak belkau unutk kendaraan yang tidak berengkol :D. Jadi, apabila anda sudah melakukan tips diatas namun aki masih saja boros tolong jangan salahkan saya apalagi menjudge saya karena memberikan tips atau opini yang bodoh atau menyesatkan. Cuma opini pribadi yang gak tau salah atau benar. Jika bermanfaat silahkan gunakan jika nggak silahkan abaikan. Matur nuwun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*