Apakah hewan qurban kamu sudah mati setelah disembelih? Begini Cara Ngeceknya.

Qurban

Kurang lebih 2 minggu lagi Iedul Qurban akan dilaksanakan. Tentunya hiruk pikuk jual beli hewan qurban juga sudah mulai kelihatan. Harga-harga hewan qurban seperti kambing dan sapi bakalan naik drastis. Tentunya ini jadi rejeki tersendiri bagi para peternak hewan-hewan tersebut.

Nah Iedul Adha pasti identik dengan Ibadah Haji dan penyembelihan hewan qurban. Akan banyak pisau dan golok yang diasah serta banyak terjadi pertumpahan darah oleh para penjagal-pejagal khusus disekitar masjid-masjid. #halah. Setelah hewan-hewan qurban disembelih tentunya akan dikuliti, diambil daging dan tulangnya unutk dibagikan kepada warga sekitar. Proses pengulitan (pengeletan) hewan qurban haruslah dalam kondisi hewan sudah benar-benar mati.

Lalu apa yang terjadi jika hewan tersebut belum mati namun langsung dikuliti dan dipotong-potong dagingnya? Tentunya si hewan akan merasakan sakit yang luar biasa bukan. Didalam islam disebutkan dalam hadis bahwa daging hewan yang sudah diambil namun hewan belum dalam kondisi mati makan potongan daging tersebut termasuk dalam kategori bangkai. Artinya haram, karena Islam melarang manusia memakan bangkai kecuali bangkai yang memang udah dijelaskan dalam Al Quran, seperti ikan misalnya.

Nah berikut ini beberapa tips untu k mengetahui apakha hewan sudah mati atau belum sebelum dilakukan pengulitan :

  1. Pengecekan melalui bola mata si hewan
    Pengecekan melalui bola mata sangatlah mudah dilakukan. Setelah hewan benar-benar selesai disembelih, sentuh bola mata hewan menggunakan jari. Apabila ada reaksi dari hewan seperti berkedip, berarti hewan tersebut belum mati.
  2. Pengecekan melalui ekor si hewan
    Pengecekan melalui ekor bisa dilakukan dengan memegang ekor hewan dengan sedikit ditekan keras. Apabila ada reaksi dari hewan berupa sentakan maka hewan tersebut belumlah mati
  3. Pengecekan melalui kuku hewan
    Pada dasarnya hewan yang diperbolehkan untuk berqurban adalah hewan yang termasuk dalam hewan Ungulata (hewan berkuku) oleh karena itu pengecekan dilakukan dengan menyentuh sela diantara kuku satu dengan lainnya mengguakan pisau atau benda tajam lainya. Karena disela-sela kuku ini terdapat daging yang sensitif terhadap sentuhan sehingga apabila bagian ini disentuh tentunyahewan akan berekasi

Nah itu beberapa tips supaya hewan qurban yang kita sembelih sudah benar-benar mati sebelum kita kuliti. Sehingga kita terhindar dari dosa apabila memakan makanan (daging) dari hasil sembalihan yang belum sepenuhnya mati. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*